Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Juni 2015

Untukmu, Selamat Ulang Tahun Deek :)

Happy Birthday to you
Happy Birthday to youu
Happy Birthday Happy Birthday
Happy Birthday to Youuu :)


Deek,
Assalamualaikum,
Apa kabar kamu di Semarang ? Semoga kamu selalu baik-baik aja ya ^.^ selalu sehat jasmani dan rohani. Aku mau ngucapin selamat ulang tahun yang ke 21 buat kamu ini deek. Ingeet kamu udah jadi wanita dewasa, harus Kuat, harus Semangat, harus terus Maju, harus berani menentukan pilihan, oke deek !

Deek,
Itu ada kue takjilan buat kamu, sebelum dinikmati kuenya (ditonton aja sih :p), ditiup lilinnya dulu ya, wkwkwkwkkw ... Maaf ya kalo terkesan kere, alay, dan ngenes pada waktu yang bersamaan. Aku cuma pengen ngasih sesuatu yang menurutku unik dan beda aja dari yang orang lain kasih. Semoga aku berhasil bikin surprise sama donat, panada, sama roti isinya deek. Kalo kamu mau tau, itu kue-kuenya beli di langgananku di Timika lho, rasanya dijamin Enak ! Udah teruji sama temen-temen sekantor, wkwk ...

Deek,
Doaku, semoga kamu bisa lulus dengan IPK yang bisa kamu syukuri dan membuatmu bersyukur, yang bisa membuatmu diterima kerja ditempat yang kamu inginkan. Semoga kamu bisa dapet rejeki yang Halal dan Barokah dari tempat kerjamu, atau tempatmu buka usaha nanti. Dan semoga kamu mendapatkan jodoh Laki-laki yang bener-bener Soleh, yang mencintaimu tulus karena Allah, bukan karena kecantikan fisikmu (yang udah cantik dari sononya), hartamu, kedudukanmu, dan keluargamu. Semoga dia mencintaimu karena agamamu. Mungkin bukan aku, tapi yang pasti Jodohmu akan jauh lebih baik dari aku :)


* * *

Jalan menuju Perumahan Kuala Kencana (Freeport) - Timika
Sebuah Kota Perumahan Asri ditengah belantara Timika,
udah keliatan, kanan kiri aja kayak alas begitu :p


Deek,
Jalanmu masih panjang terbentang. Kamu boleh nangis, tapi gak boleh nyerah deek. Kamu boleh sedih, tapi kamu harus segera bangkit lagi ! Aku yakin kamu bisa, karena kamu adalah wanita yang Kuat. Kamu pernah nerima ujian yang lebih berat dari ini, makanya aku yakin banget kalo kamu pasti bisa melalui Tugas Akhir !

Deek,
Gambar tadi adalah gambar jalan aspal menuju ke Kuala Kencana, Timika. Sebuah kota indah yang berada di dalam Hutan. Disana ada perumahan untuk karyawan Freeport dan Kantor Freeport juga ada di sana. Ada tempat wisata seperti kolam renang, gereja, masjid, dan banyak lagi hal-hal yang bisa kita kunjungi. Namun, untuk mencapai Kuala Kencana, kita harus melewati hutan lebat dengan jalan aspal dan pohon di kanan-kiri jalan tanpa penerangan (hanya scout light warna merah-kuning). Tapi, selama kamu masih berada di atas aspal, kamu pasti akan menuju kesana. Begitupun kita semua deek, sesulit dan sesuram apapun jalan yang kita lalui saat ini, selama kita lanjut berjalan mengarah pada tujuan akhir kita, maka kita akan sampai pada tempat yang Indah. Percayalah, Allah bersamamu.

Deek,
Aku membuat ucapan ini karena aku memang ingin membuatnya untukmu, itu aja kok, bukan karena ingin membuatmu kembali lagi padaku. Kamu nggak PHP kok deek, cuma aku aja yang nekat menyiksa diri sendiri dengan (masih) menyayangimu seperti dulu, setidaknya itu membuat hatiku menjadi lega. Tak perlu dibalas, karena aku gak mengharapkan balesan darimu. Lanjutkan saja hidupmu, Selesaikan TAmu, cari kerja atau bikin usaha lalu menikah dengan laki-laki yang kamu cintai.

Deek,
Terimakasih, karena mengajariku arti bahwa kasih sayang sejati artinya memberi :) dan arti Cinta adalah Saling mengasihi dan menyayangi. Aku berharap kita masih bisa menjadi Teman, meski bukan aku yang menyeka air matamu. Masih bisa menjadi sahabat, meski bukan aku yang menjadi sandaran ketika kamu membutuhkan bahu. Masih bisa bercanda denganmu, meski cinta ini tak pernah menjadi satu.

Deek,
Selamat Ulang Tahun yaaa :)

Kamis, 18 Juni 2015

Untukmu, Ratu Hujan dari Kos-Kosan Belakang Gubernuran

Aku sudah lupa kapan kita pertama kali berjumpa,
kapan kita berani bertukar cinta,
kapan kita mendosa bersama,
kapan kita merah melempar amarah,
kapan kamu meminta untuk berpisah,
dan kapan kita berdamai dalam gelisah.

Yang pasti,

Selalu ada sekilas kenangan ketika menyusuri jalanan kampung di suatu daerah belakang kawasan kantor Gubernur Jawa Tengah (Gubernuran). Sejenak mengingatkan bahwa dulu aku pernah punya mimpi manis untuk menjadi tua bersama seorang wanita yang waktu itu kucintai segenap hati.

Selalu ada alasan untuk sejenak mengingat setiap rintik yang kita habiskan berdua dibawah pos ronda yang kini rata. Sejenak nostalgia sambil menarik hipotesa bahwa benar adanya setiap rintik hujan yang jatuh, membawa sepenggal cerita berharga bagi para penikmatnya.

Mungkin setelah hujan jatuh malam itu, ia sengaja menguap ke angkasa. Mencariku dengan seksama dibalik cumulus bersama angin muson barat daya. Untuk jatuh serintik demi serintik, membawa kenangan masa lalu kita dibawah pos ronda yang kini rata.

Empat tahun sejak cerita kita dibawah pos ronda yang kini rata. Empat tahun sejak kunyatakan cintaku padamu. kenangan ini tak henti datang menghampiri. Suka tidak suka, Mau tidak mau, Ikhlas tidak ikhlas. Aku senang, setidaknya ada setitik kenangan yang bisa kuingat darimu.

Terimakasih, karena kamu wanita pertama yang telah mengajariku hubungan timbal balik antara pria dan wanita. Mengajari bagaimana bertingkah laku di depan wanita agar aku menjadi pria. Mengajari cinta. Mengajari bagaimana cara terbaik dan tercepat untuk move on, meski tak tega bagiku untuk mempraktikkannya kepada wanita lain. Tapi, setidaknya, saat ini aku mengerti dengan sejelas-jelasnya bahwa ketika aku memandang fotomu, aku sudah tak mengiginkanmu lagi :)

Selamat ulang tahun ke 21 duhai Ratu Hujan TerBawel
18 Juni 2015 ... Ada doa kupanjatkan untukmu

Rabu, 17 Juni 2015

Untukmu, yang (Pernah) Berkata Mataku Seindah Permata

Hei,
Sebelumnya kuucapkan selamat ulang tahun untukmu yang ke 23 tahun, 17 Juni 2015 :) Aku dan kamu menjadi semakin tua sejak kita menjadi 'kita' untuk berakhir dalam aku dan kamu sekali lagi, namun dengan jarak yang melebar. Tidak setua itu memang, yaaaah, setidaknya cukup tua untuk menyadari kekhilafan, kesalahan dan kenyataan bahwa aku sebenarnya sedang jatuh cinta 5 tahun yang lalu.

Dulu,
Maaf jika aku tidak mengerti maumu sebagai wanita, aku hanya merasa terlalu dini mengenal kata cinta. Maaf jika aku tidak mampu menggenggam erat kamu, seperti tulang punggung mengikat tulang rusuk. Maaf jika harus ada janji yang tak terpenuhi, kata dusta yang tersembunyi, kecewa dan trauma dihati. Maaf jika aku tak sanggup berkata 'Maaf' didepanmu, meski kau sudah tak membutuhkannya.

Kini,
Aku berterimakasih atas pengalaman yang tersirat kau beri. Setidaknya ada hal yang aku mengerti setelah kejadian 'kita' menjadi luka. Setidaknya aku memahami arti wanita, cinta, dan kecewa dalam satu peristiwa. Setidaknya aku dan kamu sudah saling menerima segala keterlanjuran yang terjadi. Setidaknya aku bisa belajar dari kegagalanku padamu.

Aku,
Tak berani berharap lagi pada cintamu, karena kamu adalah gunung yang kini terlalu tinggi (sangat tinggi) untuk kudaki. Tak ada rasa yang kurasa untukmu kini, meski kau adalah yang pertama dan teristimewa dari Semua wanita setelahmu (sampai aku menulis posting ini). Kurasa, tak akan ada 'kita' kedua untuk diriku yang kini hanya hamba biasa saja. Aku, tak bisa meraih kamu yang sekarang.

Semoga,
Kamu mendapat kekasih yang terbaik. Kelak, kita bisa saling menyapa tanpa ada rasa sungkan dan penyesalan. Kelak, aku diberi kekuatan lebih untuk mengucapkan selamat ulang tahun (dan maaf) padamu, tahun depan.

Untukmu, Chairunisa :)
Cinta Pertamaku

Rabu, 03 Juni 2015

Deek

untukmu yang sedang kuperhatikan kesehatannya ... sekali lagi, semoga kamu tidak membaca ini >.<

entah kamu menyadarinya atau tidak, ketika kita berkomunikasi melalui jemari, aku memanggilmu dengan sebutan deek bukan dek bukan nama panggilanmu. Jika dibaca pasti sama saja untuk kalian semua, untuk membedakannya adalah dengan penyampaian langsung, mari mencoba menyampaikan dek dengan deek. Terdengar agak berbeda dari lama pengucapan pada huruf e kan ?

Aku tak tau pasti kapan panggilan ini kumulai, semua pada akhirnya terjadi secara biasa. Ketika aku mulai dekat denganmu adalah waktu yang menurutku paling mungkin memulai memanggilmu dengan panggilan ini. Entahlah aku juga tidak terlalu mengingatnya.

Tak perlu khawatir, hanya kamu yang kupanggil deek. Tidak ada wanita lain yg kupanggil demikian, biasanya langsung nama atau dek biasa jika belum tau namanya. Aku sendiri juga tak tau mulai kapan panggilan deek ini mulai kugunakan khusus buatmu seorang. Entahlah, aku tak mengerti.

Aku memang bermaksud memanggilmu dengan panggilan yang berbeda (spesial) dari panggilanku untuk yang lain, sehingga entah kapan aku mulai, tapi aku sampai sekarang memanggilmu deek. Entah apa alasannya, aku merasa nyaman memanggilmu demikian.

pernah satu kali aku memanggilmu dengan dek, dengan harapan aku tidak lagi menganggap dirimu spesial. Tapi aku malah galau,  perasaanku mendadak aneh setelah aku memanggilmu dengan dek bukan deek. Dan esok harinya aku benar-benar memanggilmu deek lagi, hahaha ... Kamu boleh menganggap ini aneh kok, silahkan saja :D

Entah sampai kapan aku memanggilmu dengan deek, yang pasti, hanya kamu yang kupanggil dengan kata ini.

Apa kamu Istimewa ?

Ya.

Selasa, 02 Juni 2015

Untukmu Lelaki, yang Dirindu Pujaan Hati

Heey kawan siapapun kamu,
Izinkan aku sebentar saja memperkenalkan diri,
Tidak banyak yang bisa aku sampaikan saat ini,
Selain aku, pengagum rahasia wanita yang kini merindukanmu sekuat hati,

Tak perlu risau kawan,
Sedikitpun aku tak ada niat merebutnya dari takdirmu,
Karena sejak awal ketika dia masih bersamaku,
Tak pernah ia bawa serta cinta seutuhnya untuk hati rapuhku,

Kaawaaaaaaan,
Sungguh saat ini tidak ada perasaan lain padamu selain iri,
Aku tak menyalahkan dia yang telah menjatuhkan pilihan hati,
Pun tak ingin menyalahi takdir yang pasti datang menghampiri,

Kumohon kali ini kawan,
Jika kelak kalian dipertemukan,
Tolong jaga hatinya yang rapuh berantakan,
Oleh masa lalu yang sedu sedan,

Karena aku tau wahai kawanku,
Pujaan hatiku tidak akan merindukan sembarang pria,
Dia merindukanmu karena kau istimewa baginya,
Jadi kumohon sekali lagi jaga sepenuh hati dia untuk selamanya,

Jadi kawanku,
Kutitipkan pujaan hatiku padamu, ya :)

***

Untukmu deek, maaf aku bikin note tentangmu lagi, semoga kamu nggak baca ini.
Kalau kamu baca ini, yaaaa sudah, nikmati saja ketikan hati saya :v

Jangan khawatir deek, Doa terbaikku selalu tertuju padamu :)

Senin, 01 Juni 2015

Hujan, Datanglah lalu Pergilah

Hujan,
kumohon datanglah,
hapus air mataku bersamamu,
temani hatiku dalam biru,

Hujan,
segera pergilah,
jangan terlalu lama singgah,
aku tak ingin hati semakin resah,

Hujan,
sebentar saja,
datanglah lalu pergilah,
obati hati yang sedang gelisah,

Hujan,
datanglah lalu pergilah,
aku ingin melihat pelangi,
menghiasi senja hari ini,

Hujan,
terima kasih ...

pelangi sore belakang kantor di Timika

Jumat, 29 Mei 2015

Ketika Aku Memutuskan Untuk Menjauh

Lagi-Lagi-&-Lagi,
aku membuat tulisan tentangmu di blog pribadi yang tentu saja bisa diakses oleh siapapun di luar sana. Dan aku masih saja berharap kamu Tidak membaca tulisan ini, HAH ! :v betapa salah-kaprah (goblok) diriku ini.

aku : wkwkwk,
woalah ##### kasihan sekali, :D
dia : Hahaha
Kayak kamu enggak kasihan mas,
;) kamu kerja jauh2 sebetulnya proses move on kan ? ;)

Langsung saja ya deek. Setelah membaca SS diatas, kamu pasti langsung menyadari bahwa (salah satu) alasan yang cukup kuat bagiku untuk pergi merantau jaauuuuh sekali di pulau tertimur Indonesia tiada lain dan tiada bukan adalah karena kamu, deek. Memang bukan alasan terkuat, tapi alasan itu cukup berpengaruh untuk berkata "Ya" agar aku menerima pekerjaan ini. Aku hanya ingin mencoba sesuatu yang kuanggap sebagai kesempatan emas untuk mengalihkan seluruh perhatianku untukmu. Aku ingin mencoba melupakanmu di tempat yang dianggap paling 'misterius' di Indonesia. Dimana semua kemungkinan bisa terjadi.

Sejujurnya aku berharap bisa bertemu denganmu sebelum aku pergi merantau (seperti saat magang dulu). Tapi jika aku melakukan itu, akan semakin sulit bagiku untuk melupakanmu. Entahlah deek. Aku lupa kapan terakhir kali berinteraksi langsung denganmu. Mungkin ketika kita tak sengaja berpapasan di lapangan parkir kampus di hari ulang tahunmu ? Aku ingat betul, sebuah senyuman yang (menurutku terlihat) kau ramah-ramahkan untuk memecah keheningan yang kuciptakan sendiri selama beberapa bulan terakhir untuk lari menghindarimu. Meski membuatku kembali terjebak dalam nirwana nostalgia, aku (sangat) berterimakasih padamu untuk itu.

Keputusanku untuk menjauhimu selalu diiringi keinginanku melepaskanmu kepada pria lain yang lebih layak buatmu. Atau sejujurnya aku hanya malas memperjuangkanmu karena aku takut mati rasa ketika kita tidak berakhir dipelaminan yang sama ? Takut melihatmu mencium tangan pria lain, menggendong anakmu dari pria lain. Sungguh deek, hampir seluruh hidupku dipenuhi ketakutan (kecemburuan) jika kau berada di tangan pria yang salah (meski aku belum tentu pria yang benar).

Nyatanya deek, sekuat apapun ku mencoba, aku tak pernah bisa lari darimu. Batinku tersiksa ketika kau sedih disana dan aku tak bisa membuatmu, atau setidaknya meringankan bebanmu, menghiburmu sebisaku dengan ke-alay-anku yang agak kupaksakan demi ceriamu. Aku selalu ingin ada didekatmu kapanpun saat kau butuh. Aku selalu ingin menjadi yang pertama mendengar keluh kesahmu, menepuk pundakmu dan berkata bahwa "semua akan baik-baik saja".

Deek,
Aku disini, berlari dari yang tak mengejar.
Masih disini, bersembunyi dari yang tak mencari.
Selalu disini, bersiap datang meski tak dibutuhkan.
Disini, dua jam lebih awal dari zona waktumu.
Disini, berharap melupakanmu, lalu mengingatmu lekat-lekat ketika aku pulang.

Maafkan aku, meski kau tak tau apa yang harus kau maafkan.
Deek, semoga kamu nggak mbaca ini:)

***

Dear Pembaca :
Maaf kalo tulisannya agak jelek dan ada beberapa bagian yg sedikit OOT dari judul (atau feelingku aja ?) Harap maklum ya, soalnya ditulis jam 7 pagi WIT dan belum tidur, jadinya yaaaaa, setengah sadar gitulah :v

Oke, Selamat Pagi :)

Sabtu, 09 Mei 2015

Galaunya Cewek

Seseorang yg udah aku anggap adek sendiri (akhirnya aku nge-friendzone orang brooo :v ) curhat ke aku dalam bentuk yang dia anggap sebagai cerpen. Karena menurutku bagus, aku minta ijin buat dia untuk aku pos di blogku dengan mengganti semua nama yang ada kecuali namaku sendiri. Ceritanya agak panjang, jadi baca sambil refreshing ya. Setelah cerita selesai, ada review dari aku, baca juga ya.

Oke, Ini buat kalian-kalian yang pengen mbaca kisah cewek kalo lagi galau, Check this one out :)

***

Sore itu aku kembali kekos seperti biasanya, dengan keadaan lelah, dan pastinya tengah malam. Yes! Tepatnya kura – kura bisa menjadi julukan ku. Sebut saja namaku Bunga, mahasiswa tingkat 2 yang banyak tugas dan menyibukkan diri dengan organisasi kampus yang menguji kesabaran. Yeah, aku mengikuti 2 ormawa yang tingkat kesibukannya lebih tinggi dari pada mengerjakan tugas kuliah, bahkan menjadikan ku lupa tugas dan terkadang melalaikan kuliah, eitss tunggu dulu, aku tak seburuk dan semalas itu, walaupun sibuk ibadah dan tugas rumah juga gak kalah buat menyibukkan diriku.

Okay balik lagi ke siapa aku yang sebenarnya, hahah, aku Bunga anak pertama dari 4 bersaudara, masih imut, kayak anak kecil, suka menghibur, lucu, sering jadi tempat curhatan orang, selalu riang, supel, tapi badmoodnya minta ampun kalau udah badmood. Dan yang paling buruk aku bisa dibilang lemot tingkat dewa kali ya kalau udah banyak pikiran. Aku kuliah disalah satu perguruan tinggi negeri yang cukup favorit dijawa tengah. Mengapa aku mengikuti 2 organisasi? Mungkin kebanyakan orang lebih menyibukkan diri dengan bermain, pacaran, hangout bareng temen, dan entahlah mungkin lebih banyak buruknya. Tapi beda dengan ku, aku lebih suka berdiam diri, bermain hp, baca esay atau artikel yang memotivasi, ataupun nongkrop buat memperbaiki gizi hingga pada akhirnya badanku melebar, hahah, bahkan disaat orang lain bermain ketika liburan aku hanya terdiam menikmati masa sulitku bersama keringat kedua orang tuaku, its oke, toh hasil keringat ku dan orang tua ku aku juga yang menikmati, its simpel. Dari karakterku yang udah aku sebutin ada yang unik loh, aku lebih mudah akrab dengan orang yang lebih tua dibanding teman sebaya, eh tapi tergantung juga sih. 

Sebagian remaja pada umumnya pasti banyak yang sudah punya pacar kan guys, bahkan ada juga udah gonta ganti pacar kayak gonta ganti sikat gigi, haha. Dan itu menjadikan orang heran terhadapku, banyak teman, mudah akrab dengan orang, tapi pacaran aja belum pernah. Okey, mungkin dalam hal foya foya dan sejenisnya aku memang belum beruntung, tapi aku enjoy dengan keadaan. Dan hal itu menjadikan ku sibuk untuk organisasi. Dan disini cerita hidupku dimulai.

2 tahun yang lalu aku diperkenalkan dan didekatkan oleh mantan pacar sohibku. Tepatnya kelas 3 SMA, bayankgan 3 tahun se SMA kenal h-4bulan lulus, hahaa. Disitu aku pernah mengagumi dia, walaupun kita sedekat pertemana yang tidak sewajarnya karena hampir tiap hari dia main kerumahku, pada akhirnya kita hanya teman dan aku sulit move on. Yah, kasihan ya, udah gak pernah pacaran, sekalinya suka, Cuma dimanfaatin buat balikan sm mantan. Tp dari sini aku banyak belajar, biarpun aku menyukai orang, kalau memang bukan jalannya ya pada akhirnya niat buruk akan terungkap, cielaah, bahasa ku kok alay ya..haha.  Sampai aku bisa menemukan orang dan keluarga baru yang menghiburku, seperti Mamah, Angel, Icha, Melati, dan kakak tingkat ku yang gak kalah beken kayak alumni 2 tahun diatasku dan mantan gebetan yang bakal aku ceritain nih.

Singkat cerita aku masih belum bisa melupakan mantan pacar temenku itu sih, bukan karena mengagumkannya, tapi karena setiap apa yang aku lakukan dirumah hampir aja ada dia. Eits jangan galau Bunga! Dalam hati aku selalu berkata jika waktu sedih ku tiba kalau Galau itu meruntuhkan semangatmu dan mengganggu konsentrasimu. 

Sembari kuliah dan kesibukan ku di 2 organisasi menjadikan ku melupakan segalanya hingga aku dipertemukan disebuah proker dan cerita cinta yang tak kalah buruknya dan lebih menyakitkan dan perantaranya adalah isalah satu ormawa yang aku ikuti, sebut saja proker itu Pelatihan Chandradimuka . Dari sekian kakak tingkat yang aku kenal dan akrab denganku ada 1 kakak tingkat yang paling aku benci, hmmm lebih tepatnya mungkin aku gak cocok kali yak sama dia, udah disapa gak pernah welcome, item, disalamin dari penggemarnya aja aku dicuekin. Sebut saja namanya Bambang. Jelek banget ya namanya, haha, ya iyalah, kan disamarkan. Selang berapa lama setelah kenal dan masuk dikepanitian yang sama presepsi ku tentang dia jadi hilang,  aku jadi lebih sering bercanda sam a dia kalau lagi diposko ataupun ketemu. Yaa apalagi semua temen deketnya dia juga deket sm aku,eh tapi tunggu dulu. Kak Bambang ini dia punya kisah cinta yang bisa dibilang amazing loh, pacaran 4 tahun putus 2 kali karena orang ketiga dan ketika bisa welcome sama aku disaat dia proses move on dan udah putus. Move on setahun itu memang kadang gak cukup kalau emang gak ada niat yang kuat loh ternyata. Tapi balik lagi sih, kalau emang jodoh mau berusaha move on kayak apa juga akhirnya balik lagi, bisa jadi juga sebaliknya, mau berusa mendekat seperti apa kalau emang bukan berjodoh yaa hilang ditelan banjir tuh perasaan, hahaa. Semakin lama ini cerita bakal jadi alay nih.

Karena kita sama – sama 1 kepanitian dan jaga pos mental, kita jadi sering bbman, terlebih lagi kak Bambang habis ulang tahun jadi banya hal yang bisa dibahas, salah 1 nya minta traktir, mungkin beberapa orang mikir jelek tentang aku kalau terlalu berani minta ditraktir, whatever sih ya, hidup hidup ku juga, yang penting banyak orang yang nyaman sama aku udah cukup buat aku. Proker yang terlalu banyak menjadikan fisik ku tidak terlalu kuat hingga pada akhirnya aku sakit dan aku meminta tolong kepada kak Bambang untuk memantau segalanya yang berkaitan dengan pos mental. Alhasil dibalik itu kak Bambang selalu memaksa teman-teman untuk tidak mengganggu istirahat ku dan memaksa anggota yang lain untuk membiarkan ku istirahat. Waktu terus berlalu, aku dan kak Bambang semakin dekat, namun aku tak pernah menyadari bahwa sebenarnya kak Bambang nyaman denganku dan memperhatikan setiap gerak geriku, begitu juga sebaliknya, aku pun semakin nyaman dan melupakan presepsi buruk ku tentang dia. Hingga proker pelantikan anggota baru selesai, kami pun semakin dekat hingga akhirnya kak Bambang mau mentraktirku. Sejak pertemuan ketika mentraktir karena perjanjian dan percakapan kita, aku semakin dekat dengan kak Bambang, bahkan hampir tiap hari selalu berkomunikasi dengan kak Bambang. Hari terus berlalu, tanpa aku sadari kenyamananku menjadikan ku memiliki rasa yang berbeda. 

Eits tunggu dulu, sebelum lanjut kecerita selanjutnya, aku juga dekat dengan orang yang sebelumnya dia biasa biasa aja menjadi alim loh guys. Aku salut sih sama kak Budi, kak Budi itu salah satu senior ku yang paling aku kenal sebelum aku ikut organisasi ini nih, ya dia baik, perhatian, dan sering ngingetin aku tentang berpakaian dan ibadah sih, yang aku gak pernah menyadari adalah dia mengagumi ku, dan aku tau tapi aku tak pernah menganggap nya serius, hanya saja pernah percakapan kita menjadikan kita salah paham berkelanjutan, no problem, Bunga itu orangnya supel, seburuk apapun keadaan, selagi dia benar, Bunga gak pernah mau ngalah, tapi kalo karena salahnya Bunga, Bunga bakal perbaikin sampai kadang lupa makan lupa tidur loh, Bunga mah gitu orangnya, hahaha. Dan ketika aku dekat dengan kak Bambang aku juga sangat dekat dengan kak Budi. Karena kak Budi sering mengingatku dalam hal ibadah, aku tak pernah mempedulikan perasaannya, yang aku tau, dan yang ingin aku tau, aku punya kakak yang baik, yang mau membinmbing ku untuk ke hal lebih baik, jujur saja, sedekat itu aku dengan kak Budi, aku tak pernah merasakan kenyamanan seperti nyamanku dengan kak Bambang, karakter kak Budi yang lebih suka menyindir, menjadikan ku tak pernah mempedulikan perasaanya, dia pun tahu hal itu, bahkan tak pernah mempersalahkannya.

semakin hari, keakraban ku dengan kak Bambang bertambah, hingga pada akhirnya kak Bambang menyatakannya perasaanya kepadaku dan mengajakku untuk membangun komitmen, pertama kali ditembak cieee, haha, gak gitu juga sih ya, dikala saling mengagumi dan saling menyayangi hal seperti itu sangan membahagiakan kali ya. Namun karena aku belum pernah pacaran dan lingkungan ku yang baik, aku tak menerimanya. Pertimbanganku terlalu banyak, belum pernah pacaran, lingkungan yang baik, karena kita sama – sama ada yang menyukai dan intinya ita menghargai keadaan dan tak ingin memperburuk suasana. Aku mengungkapkan segala perasaanku kepada kak Bambang . Walau aku tak menerima untuk berkomitmen dengannya, dia menghargai keputusan ku, dan dia memaklumi. Kak Bambang berkata, ga diterima gapapa, asalkan kita saling percaya. Dan karakterku yang terlalu polos menjadikan ku meng-iyakan segala percakapan orang kasmaran. Sejak itu aku jadi sering makan bareng sama kak Bambang, smsan, bahkan telfon telfonan, kata temanku sih ya, kita melebihi orang pacaran, hmmm, bagiku pacaran apa gak sebenarnya gak ngaruh juga sih. Orang kita juga Cuma sering makan bareng, kalau gitu sohib aja bisa kali, haha. 

Dalam hal ini aku kak Bambang dan kak Budi terbuka, namun pada akhirnya kak Budi membuatku menangis karena dia tak ingin aku dengan kak Bambang. Mungkin ini bisa dibilang kabr baik ataupun kabar buruk. Padahal kakak cantik ku, kak Melati mendukungku dengan kak Bambang. Hmmm, hidup emang gak bisa dikira boss! KakBudi sempat nyuekin aku loh gara2 hal ini. Tapi dasarnya orang ngerti agama gak mungkin mau marah lama – lama kali ya.. haha, pada akhirnya aku dan kak Budi masih baik – baik aja. Tetap sering sharing, cerita, bahkan gak ada bedanya sama yang dulu, hanya saja kita jarang komunikasi karena intesnistas ketemu kita dan kesibukan kita jauh berbeda dari sebelumnya.

Kak Bambang selalu cemburu kalau aku lagi sama temen ku yang namanya wibi loh. Haha, dia mah gitu orangnya. Jujur saja walaupun aktifitasku sering diperhatiin sama kak Bambang  terutama kesehatanku yang gampang ngedrop, tetep aja, kadang dia menyelipkan masalalu bersama mantan, kadang juga aku sih yang bikin dia inget, haha. Sejauh ini, aku kadang masih gak yakin dengan kak Bambang, apakah benar benar sayang atau Cuma buat pelmapiasan atau Cuma buat pelarian, aku gak ngerti. Sampai pada akhirnya 3 bulan punya hubungan lebih, udah nangis berapa kali karena diingetin kak Budi, dan aku nya masih gak peduli sama omongan kak Budi, kak Bambang pun menjauh. Entah karena apa, aku gak ngerti. Dan alasan pertama, katanya gak suka kalau punya hubungan diganggu. Padahal Cuma salah paham. Hingga suatu ketika ada acara makan – makan, aku buka hpnya kak Bambang, aku jadi gimana gitu, baca smsnya mantannya kak Bambang yang ngarep kak Bambang lagi. Helloo mbak, kemarin – kemarin kemana aja, dia udh proses move on masih aja kamu ganggu, walaupun aku ada hubungan yang terikat tapi aku sama dia udah berusaha buat saling percaya, yang hal itu berakhir karena kamu muncul lagi mbak pikirku dalam hati. Padahal tu yah, kak Bambang itu pernah bilang kalau dia gak akan balik buat mantan, dan sebagainya. Ternyata, memang dasarnya orang baik, ya bakal baik akhirnya, walaupun jalannya menyakitkan. Kak Bambang hanya ingin menjadikan ku teman, dari pada sayang nya cuma  setengah – setengah katanya. Kak Bambang terlalu baik sama mantan, sampe – sampe ketemu aku aja ditnggal balikan, dia mah gitu orang nya! Haha.

Tau gak si guys, sejauh aku sama kak Bambang deket dan sering makan bareng dan yang lainnya, dia belum bisa move on karena mantannya balik lagi. Gila!!! Sesakit apa coba hati ku, dan akhirnya aku nangis 2 hari sampe mata dan pipi gak ada bedany nih, sama sama bengkak, haha. Kenapa aku nangis? Ya gimana gak nangis, orang dia menjauh tiba-tiba tanpa alasan. Sampai pada akhirnya aku dimarahin sama kak Brian, kak Melati karena kelakuan kak Bambang. Pada akhirnya sih ya, perang pm bbm yang bikin kak Bambang mengakui semuanya. Kataku sih ke kak Bambang gapapa, dan ujung –ujungnya aku sakit kena gejala typus kurang lebih seminggu dan turun 10 kg loh berat badanku. Kasih banget sih kamu Bunga. Bener bener gak beruntung dalam hal cinta. Pada awalny sejak pengakuan itu sih kak Bambang masih welcome kalau ketemu. Tapi lama – kelamaan kita jadi canggung kalau ketemu. Masalah nambah berat badan pun kurang. 

Masalah demi masalah pun bertambah. Aku pun didekatkan sama seorang alumni yang lebih miris dari aku, yah dia rada rada stres sih, lelbih parah dari aku kalau menurutku, haha. Sebut saja namanya om Sofiyan. Dia selama ini lebih sering aku curhatin kali ya, karena aku tahu, sejauh ini teman – temanku dan kakak – kakak angatku lelah bagaiman agar aku tak terlalu larut dalam kesedihan. Terutama kak Melati dan kak Brian. Hmmm, dalam hati aku selalu berkata, kak Bambang, mana kepedulian mu yang dulu tak pernah kurang sedikitpun,  sakit itu pasti ada lah yaaa. Kalau gak gitu gak hidup dong namanya. Karena kak Bambang udah hampir wisuda. Sebenarnya aku ingin datang dan kasih barang buat wisuda kak Bambang, tapi apa boleh buat, kenangan mantan terlalu hebat, sampai ketemu orang sebaik aku aja ditinggalm haha, mantannya datang dan foto bareng lagi, aku hanya bisa tertawa, memberikan ucapan selamat, dengan perasaan tersayat. Cielah Bunga jadi lagi sastrawan dadakan! Gak Cuma mantan kali ya sekararng, bahkan udah jadi calon istri mungkin ya! Hah! entahlah

Karena sering canggung kalau ketemu, perang pm pun sering terjadi dibbm tanpa disadari. Tanpa ku ketahui, facebook ku diremove sama kak Bambang. Mungkin aku terlalu freak kali ya. Hal ini menjadikan kak Melati memarahi ku. Dan pada akhirnya bbm ku pun juga didelcon. Bungaa, penderitaanmu bertambah.  

Aku hanya bisa menyimpan kekecewaanku, menagispun sudah tak ada artinya, ketika aku ingin mengiyakan apa yang dia inginkan justru dia berlari menjauh. Sampai aku merasa aku freak dll, dan terkadang aku menyesal, kenapa aku tak dari dulu ingin menerima kak Bambang, kadang aku juga merasa bersalah dengan kak Budi. Sekarang bisa apa coba, pikiranku tak kalah kacau seperti sebelumnya, kalau dulunya kacau karena 2 organisasi yang aku ikuti, sekarang kacau karena cinta, kadang aku ingin memilih menjadi Bunga yang tak peduli cinta daripada harus terluka karena cinta. Hmmm, aku memang bisa dibilang mudah buat akrab sama orang, namun dari sekian yang dekat, bahkan hampir setiap orang yang kenal denganku, aku tau privasi mereka sendiri – sendiri, bahkan sampe privasi yang emang aku gak patut tahu aja, aku tahu. Mungkin hidup memang ada jalan indah masing –masing, banyak hal yang bisa aku ambil sih kalau dari pengalaman sakit hati ku ini, intinya kalau belum ngelamar itu belum pasti,hahah. Harapanku sih cepet move on. Jangan sampe kayak om Sofiyan, jadi stres berkelanjutan entar. Hahaa. Sepertinya aku lebih baik jadi temen curhat, temen ngobrol dan temen makan kali ya, dari pada somthing spesial, hmmmm belajar dari pengalaman dan ikhlas itu mungkin kunci utama dan jawban dari sebuah pertanyaan yang masih tersisa. Semoga kita bisa baikan kayak dulu kak Bambang. Bisa bercanda sewajarnya kayak Bunga sama kakak – kaka yang lain. 

Semoga orang lain yang merasakan hal yang sama bisa tabah kayak aku, hhaha.untungnya ajaa aku punya kakak kakak yang sabar dan bener – bener peduli. Aku yakin Allah tahu yang terbaik buat hambanya mungkin ketika aku lagi kuat aku gak mau bersedih, karena terlalu larut dalam masalah ini mengubah kepribadianku sepertinya. Dan yang aku fikirkan sekarang adalah memperbaiki semangatku dan fokus pd perubahan. So LaTahzan!

***

Okay, ada 2 hal yg aku garis bawahi dalam kisah yg dibuat temenku ini langsung saja :

1. Ceritanya dia cukup mirip sama ceritaku, yang intinya sebuah Hubungan Tanpa Status (HTS) yang harus berakhir dengan ending yang sangat Tragis ! Bahwa ternyata kami sama-sama menjadi pelampiasan kepada mantan pacar. Sungguh, tidak ada cinta yg lebih menyakitkan daripada cinta semu, kita dicintai seseorang karena dia ingin melupakan bayang-bayang orang lain, atau dia ingin terus mengingat orang lain yang sebelumnya ia cintai. Kalau menurutku bro, sebenarnya si dia tidak pernah tulus mencintai kita, tapi mantannya ! Apapun alasannya, cinta semu pelampiasan model kayak gini hanya menyisakan sesal di satu pihak, dan sakit di pihak lainnya. Saranku : Hindari ! Jangan pacaran, langsung Lamar (y) itu namanya baru LAKI !

2. Dia mendeskripsikan aku sebagai orang yg sinting karena cinta -_- sejujurnya saya (agak) setuju sama hal ini sih. Sejak si doi ninggalin aku, udah ada beberapa wanita yang dengan sangat terpaksa aku friendzone gara2 aku gak mau mengulangi kesalahan yg dia buat ke aku (baca poin 1). Padahal ada yang lebih baik, ada yang lebih cantik, ada yang berasal dari keluarga yang serba cukupan (warisannya banyak), ada yang agamanya kuat, tapi semua lewat gara2 aku takut menyakiti mereka seperti kamu menyakitiku. Setiap ada cewek yg menurutku mencoba deket, aku pasti ngasih tau mereka kalo aku gagal move on, dan mereka akhirnya menjauhiku perlahan-lahan. Yah, setidaknya mereka tidak membenciku gara2 memberi harapan palsu, kan :)

Oke, segini dulu ceritaku kali ini ya :) Thanks for reading ...

Jumat, 08 Mei 2015

Mimpi Tentangmu

Hey, apa kabarmu jauh di sana ? Semoga kamu tidak membaca blog meresahkan ini :)

Baru aja aku terbangun dari tidur siang gara-gara gak ada kerjaan di kantor, dan langsung kepikiran kamu ketika bangun. Bukan gara-gara kangen tapi aku baru aja mimpi aneh tentang kamu. Bukan mimpi mesra seperti biasa, tapi mimpi yang membuatku berpikir. Berpikir tentang kamu lebih jauh dari biasanya. Sebuah mimpi tentang kamu yang sebetulnya sangat tak ingin aku impikan.

Begini mimpinya :

Singkat cerita kita sedang terlibat chatting, aku tidak terlalu ingat detail mengenai apa yang kita perbincangkan, namun di tengah chatting entah sengaja atau tidak, aku mulai mlipir pembicaraan ke arah yang sensitif : rasa yang tersisa dihati kecilku dari masa lalu kita. Arah perbincangan kita mulai menjurus dan terus menjauh menuju ke arah yang tak kamu inginkan. Sampai pada suatu titik perbincangan dimana kamu akhirnya berkata padaku untuk benar-benar merelakan kamu. Chatting pun berhenti begitu saja.

Aku yang galau kemudian menceritakan chat barusan kepada seorang kawan, seorang perempuan, ya belakangan aku memang lebih nyaman sharing dengan lawan jenis. Setelah curhat melalui chating panjang lebar, dia akhirnya marah besar dan memberitahukan segala keburukan-keburukan milikku yang dia ketahui. Aku heran sekali darimana dia tau tentang semua keburukan yang kusimpan rapat-rapat ? Dia marah sekali hingga akhirnya dari kemarahannya aku sadar 3 hal. Bahwa aku mencintai kamu dengan cara yang salah, Bahwa percuma aku peduli pada seseorang yang tak lagi peduli padaku, Bahwa rinduku padamu tak akan pernah, Tak Akan Pernah terbalas.

Aku yang menyadari 3 hal ini kemudian berterimakasih kepada kawanku dan memutuskan untuk mengirim satu pesan terakhir untukmu sebagai ucapan permintaan maaf, terima kasih, dan perpisahan setidaknya untuk yang terakhir kali sebelum aku memutuskan untuk Move On (HILANG). Tapi belum sempat aku mengetik, aku terbangun dari mimpi yang mengejutkan ini.

Begitulah mimpiku kawan.

Ketika aku bangun, aku mencoba untuk mengabaikan mimpi ini dan mencoba menghubungimu. Obrolan ringan terjadi, kamu menceritakan padaku tentang mimpi-mimpimu tentang masa depan yg cerah dan aku berusaha menanggapinya dengan (sok) bijak. Tapi mungkin saja kamu menangkap sedikit perhatian yang tersirat dalam pesan yang kuberikan. Mungkin saja kamu takut akan cerita lama, atau kamu memang tidak punya waktu untuk menanggapi obrolan remeh-temeh semacam ini, sehingga kamu memilih menghindar dan malas menanggapiku. Obrolan selesai.

Aku kemudian memutuskan untuk menceritakan mimpiku kepada kawan yang sama dengan yang ada dalam mimpiku, dan dia hanya tertawa ringan saja menanggapinya. Obrolan kami berlanjut tentang kamu, tentang mantan gebetan kawanku, tentang dilema dua orang teman yang sedang gagal move on. Sampai ketika aku bilang padanya bagaimana rindunya aku padamu, dia marah. Ya, dia marah dan bilang bahwa aku Freak ! Hanya aku pria yang ia kenal selama pergaulannya yang bisa merindukan seseorang sampai sebegitunya. Dia menilai rinduku padamu sudah mencapai level nggak sehat. Dia sebetulnya termasuk dekat dengan pria lain karena supel, dan beberapa kawannya menceritakan kisahnya & curhat padanya juga. Tapi baru aku saja yang menurutnya sudah kelewat merindukan kamu sampai Gak Waras !

Aku kaget bukan main. Hey, bukankah ini terlalu mirip seperti yang terjadi dalam mimpi hari ini ? Mirip banget, iya kan ? Aku betul-betul kaget bukan main. Sambil meminta maaf kepada kawanku dan lagi-lagi menyadari 3 hal yang kusadari tadi dalam mimpi. Temanku memang akhirnya memaafkanku, dan obrolan terhenti karena sudah terlalu malam.

Selanjutnya adalah bagian dimana aku ingin mengirimkan ucapan perpisahan tapi nggak jadi karena aku bangun. Ada 3 spekulasi yang aku buat mengenai hal ini, karena hal ini belum terjadi, maka jangan terlalu memikirkan bagaimana sebenarnya endingnya.
1. Aku bermaksud akan mengucapkan salam perpisahan kepadamu, tapi gak jadi karena ternyata kita berdua berjodoh (ending favorit gue banget) sehingga tidak perlu ada kata berpisah diantara kita
2. Aku bermaksud akan mengucapkan salam perpisahan kepadamu, tapi gak jadi karena ketika aku akan mengungkapkan salam perpisahan, ternyata kamu sudah menggandeng kekasih di depan mata atau ada alasan lain (ending nyesek), sehingga aku memutuskan untuk berpisah tanpa kata perpisahan
3. Aku bermaksud akan mengucapkan salam perpisahan kepadamu, tapi gak jadi karena waktu proses menyampaikan salam perpisahan itu aku udah ada di dunia yg berbeda (meninggal ???) mengingat yang menyudahi mimpi itu adalah aku terbangun di tengah jalan yang artinya aku berpindah alam dari alam mimpi ke alam nyata. (ending horor)

Entahlah.

Memang ini masih misteri, karena bagian ini memang belum resmi terjadi, makanya ayo kita anggap saja bagian ini sebagai misteri Ilahi saja, dan biar Allah Yang Maha Tau saja yang mengetahui maksudnya. (Meski ada banyak hal yang berkecamuk dalam otakku pada mimpi bagian ini, terlebih karena aku pernah beberapa kali mengalami De-javu dan menafsirkan mimpi seorang kawan, dan katanya sebagian cukup terbukti kebenarannya.)

Terlepas dari apa yang terjadi setelah mimpi ini, aku tidak ingin berpisah dulu, tidak untuk saat ini, deek. Aku masih ingin memberikan perhatian padamu meski tak akan kau balas. Aku masih ingin membantumu menyelesaikan segala urusan kuliahmu dan melihatmu wisuda jurusan dengan pakaian syar'i dan wisuda pusat memakai baju toga dengan perasaan lega dan bahagia. Aku ingin menemanimu melewati masa-masa sulit. Aku ingin kamu berbagi semua masalah-masalahmu padaku, sehingga kita bisa menyelesaikannya bersama. Untuk itu aku tidak ingin berpisah dulu, meski Allah memang harus memisahkan kita pada akhirnya.

Deek, semoga kamu tidak membaca ini :)

NB : http://www.eramuslim.com/ustadz-menjawab/fajarrusdiyanto-gmail-com.htm#.VUu43I6qqko
berikut link mengenai tafsir mimpi yang saya comot dari Google. Mengenai kebenaran yang disampaikan didalamnya, hanya Allah yang tau.

Minggu, 19 April 2015

Kerudung Mawar Merah

Untukmu,
entah kamu mbaca apa gak (semoga kamu (gak) baca),
tulisan ini kudedikasikan 100% buat kamu.

Hei kamu,
Akhirnya kamu pake lagi kerudung merah yg aku kasih. Meski kamu gak terlalu suka, tapi aku seneng banget kamu pake lagi meski cuma buat foto selfie. Makasih banget ya deek. :")

Kamu bilang motif kerudungnya terlalu cetar. Okelaaah gapapa, aku akui emang aku gak pinter milih, jadi aku anggep : Norak. Trus kamu juga bilang kalo kerudungnya ketebelan, jadi kurang nyaman pas dipake & lebih cocok dijadiin selimut, atau bisa dibilang : Panas. Dan terakhir, kamu bilang kerudung itu cuma bisa dipake pas acara-acara formal aja : Resmi.

Tapi kamu tau gak sih, kenapa kok aku ngasih kamu kerudung dengan spesifikasi yg agak 'aneh' menurut kamu yg tentu saja lebih tau fashion kaum hawa ? Jawabannya agak panjang deek, jadi baca pelan2 aja ya :")

Model kerudungnya sengaja aku cari yang gede. Iya, aku pengen kamu mulai belajar pake hijab yang lebih baik. Soalnya aku liat dulu kamu sering pake krudung, tapi bawahnya jeans ketat & ngepres gitu, kan kurang afdhol ya deek ? Iya aku tau kok, kamu yg dijuluki 'fashionista' sama temen-temenmu pasti berat buat ngganti style secepat & sedrastis itu. Ndak apa2 kok deek, aku paham kalo kondisimu saat itu belum siap. Dan Alhamdulillah denger2 sekarang kamu udah mulai berhijrah ke jalan yang lebih baik ya ? Salah satunya dari baju-baju yg kamu pake. Aku seneng banget ndengernya. :")
Hehehehe

Terus, kenapa aku milih kerudung yang tebel ? Segitu tebelnya bahkan kamu bilang sendiri bisa jadi selimut. Hmm ... yang ini aku sendiri susah njawabnya, soalnya aku nyari yang kira2 cocok kalo kamu pake, nyari yang murah, merah, meriah, hehehe. Jadi ya pas aku muter2 di pasar dan kebetulan nemu yg menurut aku cocok, yaudah gak pake lama langsung aku beli aja dah. Jadi aku sama sekali gak kepikiran sama bahan. :P

Nah, terakhir, kenapa bunga mawar ? Karena aku aslinya tipe pencemburu banget deek, gak iklas gitu kalo kamu dideketin cowok lain. Aku pengen banget bisa ngejauhin kamu dari cowok2 yang cuma iseng ndeketin kamu buat main2 atau jalan2 doang. Jadi sederhananya, yang aku pikirin waktu pertama kali liat kerudung mawar itu, aku pengen kamu menjadi seperti mawar. Semua orang suka bunga mawar, tapi tak semua orang ingin memetiknya karena durinya. Aku ingin melindungi kamu dari orang2 dengan pandangan nafsu, melindungi kamu dari orang2 yang tidak serius denganmu, bahkan melindungimu dari diriku sendiri yang terlalu terobsesi padamu. :")

Kelak aku ingin kita dipertemukan kembali oleh Allah dalam sebuah acara yang Resmi ketika kamu memakai kerudung pemberianku. Entah kapan, entah dimana, entah saat itu kamu masih sendiri, atau kamu telah dipetik oleh pria yang memang pantas memetikmu. Menjadikan kamu sebagai perhiasan terindahnya. Tapi bila saat itu kau masih bersama kesendirianmu, izinkan aku memetikmu dari kedua orang tuamu. Bersama kita Membangun Cinta-Nya :")

Cuma kata maaf yg pengen aku sampein kalo kamu mbaca ini :")

"Maaf"

Senin, 23 Maret 2015

Kamu Terlalu Baik Buat Aku

Pernah ditolak seperti judul diatas ?
Pernah ?
Belum ?
Atau sedang PDKT ?

Kali ini, saya akan berbagi analisa dan hasil observasi dari beberapa wanita cantik yang selama ini menolak saya dengan alasan tersebut (mulai ketauan ngenes)

Awal mula suatu hubungan asmara secara garis besar dimulai dari proses berikut : Kenal > Temen > PDKT > Pasangan. Memang tidak semuanya mengalami 4 fase ini, tapi secara umum anggap saja begitu :D

Proses kenalan biasa mengalir begitu saja. Ada yg ketemu di kantin, kakak kelas yg OSPEK / MOS, dikenalin temen, bisa juga kenalan pas ngantri di kasir minimarket gara-gara belanjaannya jatoh terus diambilin :v Kenalan biasanya standar : nama, nomer HP, pin BBM, media sosial, dll. Kesan pertama saat kenalan cukup berpengaruh untuk kelanjutan hubungan. Jadi pastikan penampilan temen-temen pembaca selalu terlihat keren, oke :D

Proses selanjutnya adalah pertemanan, dimana kedua belah pihak saling berinteraksi, misalnya janjian ketemu buat nongkrong, pinjam-meminjam barang, minta diajari satu mata kuliah, atau sekedar chatingan bareng dikala suwung. Di sini kedua belah pihak saling menilai karakter satu sama lain. Jadi, jaga tutur bahasa dan kelakuan kita saat berteman ya :)

Proses selanjutnya adalah proses PDKT. Diawali dari salah satu pihak yang mulai tumbuh benih asmara :D dan pihak ini yang mulai mengirim kode-kode, misalnya jadi mulai perhatian, mulai curhat, dll. Proses ini adalah yang paling penting, karena perjuangan kita yang menentukan akan menjadi Pasangan atau tetap bersahabat.

Ada satu peristiwa peralihan dari PDKT menuju Pasangan, dan peristiwa itu adalah proses pernyataan cinta ! Hasil dari tiga proses diatas akan dianalisa oleh calon pasangan dan akan menjadi pertimbangan untuk lanjut menjadi Pasangan, atau mundur menjadi Teman, atau yang paling parah, kedua pihak bertingkah seperti orang Asing.

Salah satu jawaban penolakan yang paling umum adalah kalimat "Kamu Terlalu Baik Buat Aku". Ketika saya mendengar kalimat ini, yang ada dibenak saya adalah : apakah saya harus menjadi bajingan agar kamu mau menerima saya menjadi pasanganmu ?

Duhai kawan, setelah saya fikirkan kembali, mungkin kita harus mengevaluasi yang sudah kita lakukan pada tiga tahap sebelum kita menyetakan cinta. Karena menurut saya, ketika calon pasangan kita berkata demikian saat menolak kita, boleh jadi ia benar-benar masih ragu kepada kita. Ia ragu karena kita selalu tampak sempurna, selalu tampak baik dimatanya, karena sejak perkenalan kita begitu rapi, ketika berteman selalu tampak santun, dan ketika PDKT kita selalu ada memberi pertolongan, perhatian, dll. Mungkin ia berfikir : Apakah orang ini memang sebaik itu ?

Begini kawan, menjadi baik memang bagus, tapi menjadi baik dihadapan satu orang demi mendapatkan perhatian orang tersebut tampaknya kurang bijak :) Alangkah baiknya kita bersikap apa adanya saja. Sederhana dalam berpenampilan, tidak usah bagus-bagus, yang penting bersih dan nggak bau badan. Jujur dalam berteman, tidak usah terlalu memuji, kalau ada hal yang kita kurang sreg dari teman kita sampaikan saja, dengan begitu bisa lebih terbuka. Dan pada saat PDKT juga tidak perlu terlalu berlebihan.

Jadilah diri kita sendiri dengan kelebihan dan kekurangan kita. Karena ketika kita selalu terlihat baik di depan orang yang kita sayangi, bisa jadi dimatanya kita sedang menempelkan topeng pada wajah kita sendiri.

Kita juga perlu menunjukkan sisi kekurangan kita, agar bisa diisi oleh kelebihan calon pasangan kita, iya kan :)

inspirasi : http://sumsel.tribunnews.com/2015/03/01/ini-alasan-si-dia-tidak-menganggap-anda-lebih-dari-sekadar-teman

Senin, 09 Maret 2015

Jam Kembar

Pernah dengar mitos jam kembar ? Konon menurut urban legend yang beredar di Indonesia saat ini, jika kita melihat jam digital dan waktu menunjukkan angka yang sama misal pukul 19:19 maka pada saat itu pula ada seseorang diluar sana yang sedang merindukan kita. Lebih spesifik lagi, angka yang tertera pada saat kita melihat jam kembar adalah inisial nama seseorang yang merindukan kita. Misal kita melihat jam kembar pada pukul 04:04, maka ada seseorang berinisial "D" yang sedang merindukan kita, entah dimana.

Keberadaan mitos ini diperkuat ketika menonton video klip milik RAN - Dekat di Hati. Buat yang belum nonton atau yang udah nonton tapi belum 'ngeh', lagu ini bercerita tentang pasangan LDR (Long Distance Relationship) yang akan merayakan hari jadian dan memutuskan untuk berjumpa di suatu lokasi. Ada suatu adegan dimana ketika si pria hendak membuka pesan gambar dari pasangannya, ia sempat melihat jam kembar di smartphone miliknya, yaitu jam 10:10.

Lalu, apakah mitos jam kembar ini memang benar adanya ?

Jawabannya : TIDAK TAU

Wkwkwkw ... Ya, memang saya tidak tau. Karena saya tidak pernah bertanya, atau lebih tepatnya tidak berani bertanya kepada kawan-kawan atau wanita-wanita (:v) yang sedang saya sukai apakah mereka sedang merindukan saya atau tidak ? :v wkwkwkwk ... Terus, kalau memang orang yang merindukan kita inisialnya harus sama dengan yang tertera di jam kembar, itu lebih sulit lagi, karena ada 26 huruf abjad, sedangkan jam hanya ada maksimal 24 jam :v Jadi apakah ini mitos atau fakta, saya jawab : TIDAK TAU

Mungkin saya hanya sedang mencari pembenaran atas mitos jam kembar tersebut. Saya juga harus berhati-hati pada mitos ini, karena jika kelewatan, bisa-bisa saya terjebak dalam permainan hati menjadi hamba-Nya yang Musyrik :v karena mempercayai mitos-mitos yg gak tau bener atau tidaknya.

Nah ... buat kalian yang saat ini sedang merasa mendadak galau gara-gara kebetulan liat jam kembar dan berharap ada someone yg kangen, mending STOP !!! Iya, STOP aja, karena semua itu belum tentu benar adanya :) dan mulai sekarang kalo ada yg kebetulan liat jam kembar di hape atau dimana aja, anggep aja itu salah satu kebetulan biasa yang sudah diatur oleh-Nya.

Sekian :)

Senin, 14 April 2014

Sedikit Kisah Tentangmu

Sumpah ya, aku gak sengaja nemu fotomu yang di kebun teh, waktu jemari lentikmu lagi pose <3 buat aku sekitar bulan Oktober taun 2013 lalu, padahal udah kamu hapus sendiri kan dari hapeku ? kok bisa2nya ya ketemu lagi itu foto paling romantis SEPANJANG SEJARAH di memori hapeku ? jangan2 kito jodoh ya deek ? (AMIN) hahaha (just kidding) ...

Jadi gini ceritanya,

Seperti biasa lagi praktek (saya lupa makul apa) di Lab komputer. Seperti biasa mau transfer file dari komputer Lab ke Laptop buat bikin laporan. Seperti biasa saya pinjem flashdis sama teman. Namun tidak biasa, karena tidak ada teman yg kebetulan saat itu flashdisnya nganggur alias gak dipake, jadilah pakai HP dan kabel data sendiri buat transfer file.

Singkat cerita waktu transfer di laptop, saya iseng2 liat folder2 yg ada di hape, ternyata ada beberapa folder yang tidak tampil pada HP namun saat di hubungkan melalui USB ke laptop baru muncul alias ke hidden dari hapenya (sumpah ya GAPTEK). Saya mulai iseng2 melihat2 folder2 dan sampailah pada folder DCIM > .thumbnail ... daaan eeeaaa :v !

JEBREEET !!!
Di sana semua foto yg pernah aku ambil, aku download, aku terima semua ADA, tapi dalam ukuran yg lebih kecil (karena thumbnail) dan semua foto yg pernah kamu kirim ke aku juga ada :)

Dan gara2 liat foto ini aja aku jadi keinget segala macem kenangan waktu kita masih sama2 meski dulu kita jarang ketemu, aku magang, kamu di semarang. Semua bikin aku seneng dan semua bikin aku bahagia, tapi maaf kalo kamu gak ngerasain apa yg aku rasain, karena kamu udah sama orang lain ...

Aku yg dalam masa bangkit dari kamu, harus ikhlas jatuh lagi gara-gara liat foto kamu beserta semua kenangan (CINTA) yg dulu pernah kamu kasih buat aku. Aku sedih bukan karena aku udah gak dapet itu lagi dari kamu, atau karena udah kamu kasih ke orang lain yg lebih pantes. Aku sedihnya tuh gara-gara aku terlanjur cinta sedalem ini buat kamu :(

Mungkin gak butuh waktu selama ini buat move on kalo kita cuma deket-deket biasa. Mungkin gak butuh kesedihan sengenes ini kalo kita cuma temenan aja. Mungkin aku gak akan segalau ini kehilangan kamu kalo kita gak saling deket !

Entahlah deek ... Yg jelas, aku masih mendoakan kamu, dan Alhamdulillah sebagian kecil doaku terkabul yaitu : KAMU BAHAGIA :)

Semoga Kamu Gak Baca Ini :)

Sabtu, 15 Maret 2014

Move on juga PILIHAN

Aku mau nge post yg galau-galau nih :D hehehe ... Simplenya postingan ini tentang kegalauan hati kang mas penulis yg tampan, rupawan, baik hati, tidak sombong, TAPI masih belum bisa lepas dari bayang-bayang ingatan akan sosok perawan cantik nan sholehah di masa lalu :')

Kira-kira sudah 3 bulan yang lalu dia memutuskan untuk mengakhiri hubungan tanpa nama ini. & setelah 3 bulan itu pula, aku masih menyimpan rasa untuknya. Sebuah rasa yang kata seventeen band tak akan hilang oleh waktu. Cinta darinya masih melekat sangat dalam di hati meski kenangan dan momen bersamanya sedikit demi sedikit mulai terkikis.

Aku kok susah amat move on ya?
Entahlah aku juga gak tau kenapa, yg jelas ada suatu perasaan aneh gitu ketika aku ketemu dengannya walau hanya sekejap mata. Ada angin yang berhembus pelan membelai punggungku agar kembali tegak, ada cahaya menyilaukan yg menyorot mataku seolah mengharuskanku untuk menyegerakan pandangan agar tak berlama-lama terpaku pada sosoknya. Aku bahagia bisa lihat dia sekedar lewat di koridor kampus atau ngintip-ngintip di kelas mana dia lagi kuliah, tapi semua harus aku pendam dalam-dalam karena aku tau diri. Aku udah bukan siapa-siapa lagi dan dia udah punya seseorang yg InsyaAllah "lebih baik" dari aku.

Saya tegaskan saudara-saudara! dia wanita yg sholehah, sangat dewasa, kuat, berbakti dan sangat sayang kepada orang tua, disiplin, tangguh, pokoknya dia tipe-tipe independent girl yang lagi ngetrend di barat sana pokoknya. & aku melewatkan dia begitu saja! BODOH!!! Oke, dia memang wanita yang sangat luar biasa dan saya tau persis akan hal itu. Tapi kalo wanita yang luar biasa itu ternyata bukan wanita yang dijodohkan Allah buat aku, ya aku bisa apa ???
nangis-nangis semalem suntuk minta dijodohin sama doi ???
bikin pengajian akbar seangkatan di masjid kampus ???
bikin hashtag #PrayForSofiyan satu paket sama konser amal ???
HELLOOO -_-

Nggak, dia udah pergi dan mungkin (MUNGKIN lho ya) kita gak akan ketemu lagi setelah aku LULUS. Udah cukupin aja lah semua kenangan & pelajaran berharga yg udah kita lalui sama-sama. Udah cukupin aja lah seneng susah dilalui sama-sama. Aku emang masih pengen baikan sama kamu lagi. Masih bisa sms, chatting, ngobrol kek temen biasa. Tapi aku tau diri, kalo aku pasti ada "ngarep" sama kamu, makanya aku milih menjauh aja biar kamu bisa bahagia sama dia nan jauh di sana. Dan ketika tiba saatnya aku LULUS nanti, kamu gak akan liat sosokku lagi di kampus dan semoga kepergianku bisa bikin kamu tenang & senang :)

Oke! berkaitan dengan judul, mengapa aku nulis "Move on juga PILIHAN" ???

Simple sih sebenernya. Kalau kata orang "Jomblo itu nasib, Single itu pilihan" sama aku ditambah "Move on juga PILIHAN" Karena eh karena : aku pengen nunggu orang yg bener2 tepat ! Dan dengan mengingat dia dan menerima semua masa lalu yang terjadi, pelan tapi pasti pasti aku bisa benar-benar move on. Ini memang proses yg ingin saya alami sendiri, daripada saya mencari wanita lain, mendingan saya muas-muasin rasa kagum saya buat si dia meski si dia udah ada yg punya :)

Bingung ya ? :v wkwkwkwkkw ...
Intinya, aku menganggap masa laluku bersamanya adalah masa lalu yg indah & aku gak mau ngelupainnya dengan cara yg "kasar" pake nyari pelampiasan atau apalah itu namanya versi kalian, aku pengen semuanya mengalir dan bermuara di samudra pada saatnya.

Samudra cinta yg luas tak terbatas dimana ada banyak dermaga untuk dijelajahi, ada banyak kota untuk disinggahi. Selamanya menetap disana bersama orang yg tepat :)

Amin ...
Thanks for Read ...