Jumat, 15 Mei 2015

Alasan Kita Pindah

Apa kabar gaes ???
Semoga baik semua ya (Amin)
Ada sedikit cerita nih yang pengen aku bagi. Nanti ada hubungannya sama topik utama yang mau aku bahas di akhir postinganku kali ini. Simak ceritanya sampek selesai ya :)

***

Baru-baru ini, aku baru saja memutuskan untuk meninggalkan sebuah Guild tempat dimana aku mendapat ilmu, tips, teman, dan banyak sekali pengalaman. Tunggu dulu, Guild ? Apa itu ? Buat teman- teman yang ndak tau, menurut pemahaman saya, Guild adalah sebuah perkumpulan, serikat, clan, atau sejenisnya yang ada di dalam game online, dan dibuat untuk tujuan jangka panjang tertentu yang dicapai secara bersama oleh seluruh anggotanya. Ya, saya adalah seorang Gamer aktif di salah satu game facebook yang cukup terkenal. Tidak perlu kita sebutkan permainan apa namanya, karena tidak cukup penting dalam postingan ini.

Kembali ke benang merah !

Aku memutuskan untuk keluar bukan karena aku tidak nyaman. Sungguh, disana adalah tempat yang paling nyaman untuk gamer pemula yang ingin belajar bagaimana cara bermain yang benar. Ada banyak tips, trik, dan celah-celah yang aku pelajari untuk meningkatkan skill. Aku memutuskan keluar bukan karena konflik internal antar pemain. Sungguh, disana aku salah satu orang yang dipercaya layaknya dewa. Aku bahkan diberi amanah untuk menjadi salah satu Wakil Ketua Guild.

Aku tidak ingin dicap sebagai pengkhianat kawan. Aku masih berusaha untuk tetap terlibat disana dengan membuat satu akun bayangan yang aku mainkan kala urusan dengan akun utama telah selesai. Aku masih ingin nyaman, masih ingin maju, masih ingin bersilaturahim bersama dengan kalian. Meski aku menyadari bahwa akun bayangan tidak akan pernah menjadi lebih kuat dari akun utama.

Mengertilah bahwa aku telah lama memendam keinginan untuk meninggalkan Guild yang membesarkanku ini. Sejak tetua pendahulu kita pensiun dan kini sibuk berkarya di dunia nyata. Beberapa bahkan meninggalkan Guild untuk bergabung dengan Guild Besar bersama pemain yang lebih kuat. Mereka berjanji kelak akan kembali ke Guild, tapi aku tak akan pernah tau apakah mereka benar-benar akan kembali atau tidak kembali sama sekali. Bahkan aku berpikir bahwa mereka tak akan kembali lagi, entahlah.

Mengertilah kawan, kumohon mengertilah. Aku sangat membutuhkan Guild yang mampu kusesuaikan dengan jam terbangku yang memang masih terbilang sangat aktif bermain. Aku juga ingin merasakan nikmatnya memenangkan War, Aku ingin merasakan memenangkan suatu wilayah. Aku ingin merasakan bagaimana bercakap-cakap dan berdiskusi bersama orang-orang yang lebih kuat dan lebih berpengalaman. Dan yang terpenting, aku ingin mendapat timbal balik yang setimpal, bahkan lebih banyak atas usahaku meluangkan waktu berhargaku disini, dipermainan sederhana ini.

Mungkin alasanku pergi meninggalkan kalian terdengar begitu egois. Memang aku akui aku egois, tapi aku sungguh menginginkan masa-masa bermainku dalam sebuah game menjadi berkualitas dan sebanding dengan waktu yang aku luangkan didalamnya. Seperti yang kalian semua tau bahwa game ini hanya selingan belaka dan bukan game yang akan laku keras diperjual-belikan di pasaran. dan ketika aku pensiun dari game ini, semua yang kulakukan akan menjadi sia-sia belaka. Oleh karena itu aku ingin menjadi benar-benar memanfaatkan waktu selama aku masih aktif main game di sini.

Maaf, Kumohon kalian mengerti alasanku meninggalkan kalian. Terima kasih sudah menjadikanku sekuat ini. Meski kalian teman maya, kalian akan tetap kuingat.

***

Oke,
Cerita tadi bukan fiksi lho, itu kisah nyata dari pengalamanku. Iya, aku baru aja keluar dari guild, padahal udah jadi Wakil Ketua Guild lho, hahahahaha. Gak enak banget sebenernya sama temen2, tapi namanya juga gamer yg lagi aktif, pasti mereka nyari yang paling menguntungkan & sama-sama aktif juga.

Oke,
Lantas, ayo kita hubungkan cerita yang baru aja aku share sama realita di kehidupan nyata kita. Pasti pernah banget kan mengalami yang namanya Pindah, atau Resign, atau Hijrah, atau Move On ? Tergantung apapun namanya, tapi pengertiannya sama saja, yaitu berpindah dari suatu tempat dengan kondisi yang kurang baik, menuju ke tempat lain yang lebih baik dari sebelumnya.

Oke,
Pindah emang gak tentu enak disatu sisi, dan gak tentu enak pula di sisi lainnya, itu pasti ! Kadang pihak yang ditinggalkan yang seding, kadang pihak yang meninggalkan yg sedih, kadang kedua pihak sama-sama sedih, kadang kedua pihak malah sama-sama senang ketika ada yang pindah. Itu mutlak, tergantung apa yang kita lakukan selama berada dalam suatu tempat. Semakin positif yang kita lakukan, maka orang-orang disekitar kita akan lebih sulit merelakan kita pergi. Begitupun sebaliknya.

Oke,
Di kasusku, temen-temenku pada sedih aku ninggalin guild, dan sebagian bahkan saking kecewanya ada yang ngecap aku sebagai pengkhianat guild dan jadi diem-dieman di sosmed (yg ini gak tau bener apa nggak). Tapi tentu saja itu tidak membuatku tetap tinggal, karena pasti aku melihat ada yang lebih dari guild baru yang aku tinggali saat ini. Dan meski aku merindukan saat berada diguild lama, tentu akan tergantikan oleh kawan baru di guild baru.

Oke,
Udah pada paham yang aku maksud kan ? jadi inti postingan ini adalah, jika suatu saat nanti, ada seseorang yang dulu dekeeet banget sama kita, entah kekasih, teman, sahabat, atau keluarga, dan mereka memutuskan untuk pindah misalnya, putus, transfer, bahkan meninggal dunia. Maka biarkan ia pergi, relakan sajalah ia. Karena sesungguhnya ia telah berada di tempat yang lebih baik dari yang dulu. Dan teruslah doakan ia, jangan berhenti doakan ia, semoga ditempat yang baru nanti, ia semakin makmur, sejahtera, aman, sentosa, bahagia.

Oke,
Buat someone,
Meski baru mulai, aku akan berusaha meluangkan waktu untuk terus mendoakanmu, ya :)
Jadi baik-baik di tempatmu yang sekarang yaa :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar